Pemerintah Provinsi Jawa Barat Menunjuk Baliola untuk Mengimplementasikan Teknologi Blockchain demi Membangun Kepercayaan Digital

Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menunjuk Baliola sebagai mitra dalam implementasi teknologi Mandala Application Chain (MAC) Fabric untuk layanan Blockchain as a Service (BaaS). Penunjukan ini ditandai dengan penandatanganan Kontrak Kerja antara H. Mark Aditiya, S.E., M.T., Kepala Bidang E-Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, dan IGP Rahman Desyanta selaku CEO Baliola dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Bandung pada Kamis, 5 Maret 2025.

MAC Fabric merupakan teknologi blockchain yang dirancang khusus untuk kebutuhan pemerintah dan perusahaan, dengan tujuan memudahkan integrasi blockchain ke dalam sistem layanan digital. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengimplementasikan teknologi ini untuk meningkatkan perlindungan data publik sekaligus membangun kepercayaan digital dalam tata kelola pemerintahan daerah. Teknologi ini memungkinkan terciptanya transparansi dan keamanan data yang lebih tinggi, mencegah manipulasi, serta memastikan integritas informasi dalam sistem administrasi pemerintahan.

Blockchain untuk Keamanan dan Kepercayaan Digital

Sebagai bagian dari upaya digitalisasi pemerintahan, blockchain akan menjadi infrastruktur utama bagi seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat dalam menjaga keamanan data. Dengan menggunakan sistem blockchain berizin (permissioned blockchain), hanya pihak yang memiliki otorisasi yang dapat mengakses dan mengelola informasi, sehingga risiko kebocoran data dan penyalahgunaan dapat diminimalkan.

“Blockchain as a Service (BaaS) ini akan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan digital di lingkungan pemerintahan. Dengan teknologi ini, pemerintah tidak hanya meningkatkan keamanan data, tetapi juga memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik,” ujar Mark Aditiya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Gede Anta menyampaikan bahwa solusi ini tidak hanya memberikan perlindungan terhadap data publik, tetapi juga menciptakan ekosistem digital yang lebih terpercaya.

“Dengan implementasi MAC Fabric, kami berharap dapat mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan digital yang lebih transparan, efisien, dan aman bagi masyarakat Jawa Barat,” jelasnya.

MAC Fabric telah terdaftar dalam e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), yang menunjukkan bahwa teknologi ini telah melalui proses evaluasi dan siap diimplementasikan oleh berbagai instansi pemerintah di Indonesia. Dengan demikian, bukan hanya Jawa Barat, tetapi juga provinsi dan daerah lainnya dapat mengadopsi sistem ini untuk meningkatkan kualitas tata kelola data mereka.

Menjadi Pelopor Kepercayaan Digital di Indonesia

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam mengadopsi teknologi blockchain guna mewujudkan pemerintahan yang lebih aman dan transparan. Seiring dengan berkembangnya digitalisasi layanan publik, keamanan data dan kepercayaan digital menjadi aspek yang semakin penting dalam tata kelola pemerintahan modern.

“Kami berharap implementasi ini dapat mendukung kedaulatan data Indonesia sekaligus mempercepat adopsi teknologi blockchain dalam sistem pemerintahan. Ini bukan sekadar tentang digitalisasi, tetapi tentang membangun masa depan digital yang lebih aman, efisien, dan terpercaya,” tambah IGP Rahman Desyanta.

Dengan ditandatanganinya kontrak kerja ini, Jawa Barat menjadi salah satu pelopor dalam pemanfaatan teknologi blockchain untuk pemerintahan, sekaligus membawa Indonesia selangkah lebih dekat menuju era digital yang berfokus pada keamanan data dan transparansi.

Sumber: Situs Resmi Bekraf

Scroll to Top

Certificate ISO 9001

Baliola has been certified with ISO 9001, which means the company has officially met international standards for quality management, demonstrating that its processes are well-organized, consistent, and focused on delivering high-quality products and services while continuously improving overall performance

Trademark Certificate Baliola

The trademark certificate for the name Baliola confirms that the brand is legally registered and its rightful owner is I.G.P. Rahman, the CEO of Baliola, giving him full authority to use, manage, and protect the Baliola trademark.

The Copyright Certificate for Mandala Application Chain

The copyright certificate for Mandala Application Chain confirms that Baliola is the legitimate copyright holder, granting full rights to use, develop, and protect the work from any unauthorized use.

The Copyright Certificate for Mandala Chain

The copyright certificate for Mandala Chain confirms that Baliola is the legitimate copyright holder, granting full rights to use, develop, and protect the work from any unauthorized use.

Biggest 10 google AI boothcamp for
MEDISA

MEDISA was selected in the list of the Top 10 Biggest AI Bootcamps from Google Hackathon.

1st Winner Infinity Hackaton OJK
x EKRAF

OJK Infinity Hackathon is a collaboration between OJK, the Indonesian Blockchain Association (ABI), and BlockDevId to gather the best innovators and talents.

International Visitor Leadership Program (IVLP)

Baliola’s CEO was selected as a representative in the 2025 International Visitor Leadership Program (IVLP), a professional exchange program sponsored by the U.S. Department of State.

SWC Grand Finalist San Franscisco 2024

Baliola was crowned the Grand Finalist of the Startup World Cup (SWC) Indonesia Regional and will represent Indonesia to compete in the global Grand Final held in Silicon Valley, San Francisco.

Swacitta Nugraha Awards

The Bali Suwacita Nugraha is an award given by the Provincial Government of Bali to individuals or groups who have successfully created creative innovations in the field of technology that provide tangible benefits to the community.

Startup World Cup Bali 2024

Startup World Cup Bali 2024 is a regional startup competition organized by Bali Tech Startup, Primakara University, and Pegasus Tech Ventures with the aim of finding a startup to represent Indonesia in the “Startup World Cup” global pitching competition in Silicon Valley.