Privasi Siber
Pilar-pilar fundamental dalam Cyber Trust Maturity Framework (CTMF)
yang berfokus pada data, struktur data, dan kepemilikan.
Gambaran Umum
Privasi Siber merupakan pilar fundamental dalam Cyber Trust Maturity Framework (CTMF) yang berfokus pada data, struktur data, serta kepemilikan, termasuk mekanisme akses dan pengelolaan hak pengguna atas data mereka. Pilar ini menegaskan bahwa dalam ekosistem digital modern, kepercayaan tidak dapat dibangun hanya melalui keamanan teknis, tetapi harus didasarkan pada kemampuan untuk mengendalikan, memverifikasi, dan melindungi data secara komprehensif.
Di era trustless by design, Privasi Siber memastikan bahwa seluruh data yang dikumpulkan, diakses, atau dibagikan dilakukan dengan persetujuan eksplisit dan transparansi penuh. Privasi bukan sekadar persoalan kepatuhan terhadap regulasi, melainkan tentang memberikan kendali penuh kepada individu dan organisasi atas informasi yang mereka miliki. Dengan pondasi Privasi Siber, risiko kebocoran data, penyalahgunaan, dan manipulasi dapat diminimalkan secara sistematis.
Privasi Siber juga menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang adil dan terpercaya, di mana data diperlakukan sebagai aset berharga yang integritasnya harus dijaga. Pilar ini menghubungkan teknologi (seperti decentralized identifiers dan verifiable credentials), tata kelola, serta regulasi dalam kerangka yang terukur untuk membangun kepercayaan publik dan melindungi hak-hak digital.
Produk Kami yang Mendukung Pilar-Pilar Ini
Komponen Utama
Identifikasi
Identitas digital merupakan representasi unik dari individu atau entitas dalam ekosistem digital. Komponen ini memastikan bahwa identitas dapat diverifikasi secara andal, tidak mudah dimanipulasi, dan tetap menjaga privasi serta kendali pemiliknya.
Manajemen Akses
Mengontrol siapa yang dapat mengakses data, kapan akses tersebut diberikan, dan dalam kondisi apa. Sistem akses harus didasarkan pada prinsip least privilege (hak akses minimum) serta mampu melacak setiap aktivitas pengguna.
Kepemilkan Data
Prinsip bahwa pemilik data memiliki hak penuh atas data mereka, termasuk hak untuk mengetahui, mengendalikan, dan mencabut penggunaan data tersebut kapan saja.
Kontrol Distribusi
Mengatur bagaimana data dibagikan dan kepada siapa. Setiap distribusi data harus dilindungi dengan mekanisme enkripsi serta jejak digital yang jelas. Pemilik data memiliki hak untuk mentransfer data mereka dari satu layanan ke layanan lain secara mudah dan aman, serta memastikan interoperabilitas data antar platform.
Manajemen Persetujuan & Transparansi
Setiap penggunaan data harus didasarkan pada persetujuan eksplisit yang bersifat dinamis—dapat dibatasi, diperbarui, atau dicabut kapan saja—dengan transparansi penuh mengenai tujuan dan durasi penggunaannya.
Klasifikasi & Minimalisasi Data
Mengkategorikan data berdasarkan tingkat sensitivitasnya, serta memastikan bahwa hanya data yang benar-benar diperlukan yang dikumpulkan dan diproses.
Enskripsi & Perlindungan Data
Melindungi data dengan teknologi kriptografi, baik saat disimpan maupun saat ditransmisikan, untuk mencegah akses tidak sah dan kebocoran data.
Pemantauan & Pencatatan Log
Menyediakan jejak audit yang mencatat seluruh akses dan aktivitas terkait data sebagai dasar untuk investigasi, audit, dan pembuktian integritas.
Manajemen Siklus Hidup Data
Mengelola data mulai dari pengumpulan, penyimpanan, penggunaan, hingga penghapusan sesuai dengan kebijakan privasi yang berlaku.
Respons Insiden Privasi & Manajemen Kebocoran Data
Pemilik data harus mampu merespons insiden privasi atau kebocoran data, termasuk proses pemberitahuan, mitigasi, dan pemulihan.
Tata Kelola Risiko Pihak Ketiga & Berbagi Data
Mengawasi akses data oleh pihak ketiga, memastikan mereka mematuhi kebijakan privasi, serta memiliki standar keamanan yang setara dengan organisasi utama.
Peta Jalan Privasi Siber Berbasis Trustless
Program Implementasi Privasi Siber
Cyber Privacy Implementation Program (CPIP) dirancang untuk membantu organisasi memahami posisi tingkat kematangan mereka dalam pilar Cyber Privacy, menyusun strategi peningkatan, serta mengimplementasikan solusi yang berkelanjutan. Program ini berbentuk siklus berulang guna memastikan bahwa privasi digital terus berkembang seiring dengan munculnya tantangan baru.
Assessment – Menentukan Posisi Awal
- Privacy Maturity Assessment: Menilai posisi organisasi pada Trustless Maturity Matrix khususnya dalam pilar Cyber Privacy (Blind Trust, Surface Control, Verifiable Digital, atau Trustless by Design).
- Gap Analysis & Risk Mapping: Mengidentifikasi kesenjangan dalam kebijakan privasi, manajemen identitas, dan kontrol akses.
- Privacy Posture Report: Laporan evaluasi yang dilengkapi rekomendasi prioritas untuk perbaikan.
Consulting – Merancang Blueprint Cyber Privacy
- Privacy Blueprint Design: Merancang peta jalan menuju privasi berbasis trustless berdasarkan prinsip privacy by design dan privacy by default.
- Dynamic Consent Planning: Membantu organisasi merancang mekanisme persetujuan dinamis yang dapat dibatasi durasinya, diperbarui, atau dicabut kapan saja.
- Policy & Governance Advisory: Menyusun kebijakan dan tata kelola sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), GDPR, serta praktik terbaik global.
- Training & Awareness: Pelatihan bagi tim internal terkait manajemen data, siklus hidup data, dan hak pemilik data.
Deployment – Implementasi Solusi Teknologi
- IDCHAIN Deployment: Aktivasi infrastruktur identitas berbasis DID dan UID.
- EID Integration: Platform untuk mengelola identitas digital dan domain e.id.
- TraceTrust Integration: Jejak audit berbasis blockchain untuk pengelolaan persetujuan dan distribusi data.
- MAC Fabric: Backend modular untuk enkripsi, distribusi data yang aman, dan verifikasi akses.
- API & Tools: Integrasi API untuk verifikasi identitas, manajemen persetujuan, dan pencatatan log privasi.
Re-Assessment – Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan
- Maturity Progress Check: Mengevaluasi hasil implementasi dan mengukur peningkatan tingkat kematangan dalam Trustless Matrix.
- Privacy Enhancement Roadmap: Memberikan rekomendasi lanjutan untuk peningkatan berkelanjutan.
- Cycle Iteration: Mengulangi siklus proses untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, regulasi, dan kebutuhan bisnis.
Referensi
ISO/IEC 27001 – Information Security Management Systems.
ISO/IEC 27701 – Privacy Information Management, sebagai ekstensi ISO 27001 untuk mengelola data pribadi.
ISO/IEC 29100 – Privacy Framework (guideline manajemen privasi global).
ISO/IEC 27017 & 27018 – Cloud Security dan proteksi data pribadi di lingkungan cloud.
NIST Privacy Framework (v1.1) – Kerangka kerja privasi untuk manajemen risiko terkait data pribadi.
NIST Cybersecurity Framework (CSF) 2.0 – Fokus pada perlindungan data kritikal dalam konteks privasi.
GDPR (General Data Protection Regulation – EU) – Regulasi data pribadi di Uni Eropa.
OECD Guidelines on the Protection of Privacy and Transborder Flows of Personal Data.
UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Lihat Pilar Lainnya dalam Cyber Trust
Integritas Siber
Menjamin keaslian dan ketidakdapatubahan data serta keputusan melalui jejak audit yang dapat diverifikasi.
Ketahanan Siber
Membangun sistem yang mampu bertahan dan pulih dari serangan tanpa mengorbankan fungsi inti.
Kesadaran Siber
Mengubah kerentanan terbesar Anda—ketidaktahuan manusia—menjadi pertahanan terkuat.